Minggu , Juni 24 2018
Home / LEMA FH-UH / PEMIKIRAN / Resensi / Burlian, Si Anak Spesial

Burlian, Si Anak Spesial

Judul Buku       : Burlian
Penulis             : Tere Liye
Penerbit           : Republika, Cetakan VI : Februari 2013
Jumlah Halaman : 331 Halaman


N
ama Tere Liye tentunya sudah tidak asing lagi di kalangan pecinta novel Indonesia. Hampir semua novel karangannya menjadi novel Best Seller. Beberapa novelnya yaitu, Daun yang Jatuh Tidak Pernah membenci Angin, Hafalan Shalat Delisha, Moga Bunda Disayang Allah, Bidadari-Bidadari Surga, Rembulan Tenggelam di Wajahmu, Senja Bersama Rosie, Berjuta Rasanya, dan masih banyak lagi. Bahkan beberapa novelnya diangkat menjadi sebuah film seperti Hafalan Shalat Delisha dan Moga Bunda Disayang Allah. Burlian sendiri termasuk salah satu novel Best Seller yang ditulis Tere Liye.
Burlian merupakan sebuah novel yang berkisah mengenai seorang anak bernama Burlian dari sebuah keluarga yang tinggal di kampung kecil. Keluarga itu terdiri dari Mamak yang memiliki sifat penuh disiplin, Bapak yang pengertian, si sulung Eliana, si anak pintar Pukat, Burlian serta si bungsu Amelia. Novel Burlian sendiri merupakan salah satu serial dari empat novel yang menceritakan tentang anak-anak mamak. Burlian buku ke-2, Pukat buku ke-3, Eliana buku ke-4 dan Amelia buku pertama yang akan terbit terakhir.
Setiap novel menceritakan masing-masing kisah dan karakter dari anak mamak. Burlian sendiri mendapat julukan anak spesial. Hal itu selalu diucapkan orang tuanya agar menumbuhkan kepercayaan diri, keyakinan dan pegangan penting Burlian saat menghadapi masalah. Novel ini seakan kembali mengingatkan kita akan dunia anak-anak yang penuh dengan kenakalan dan kepolosan. Persahabatan yang tulus, keberanian, kisah kasih orang tua, tentang mimpi-mimpi, perjuangan hidup, segala hal mengenai petualangan masa kecil yang penu warna.
Novel ini menunjukkan bahwa setiap mimpi yang kita miliki semasa kecil dapat diwujudkan jika bersungguh-sungguh berupaya untuk menggapainya. Seperti Burlian yang meski hanya bersekolah di kampung tetapi tidak pernah berhenti bermimpi melihat dunia dan terus belajar dan berusaha hingga akhirnya dapat bersekolah di Jakarta bahkan hingga ke Jepang. Novel ini juga mengingatkan kita akan kasih sayang seorang ibu yang digambarkan pada sosok mamak, mamak yang selalu tulus, sangat disiplin dalam mendidik anaknya tetapi juga rela mengorbankan apapun bahkan taruhan nyawanya demi anak-anaknya. Novel Burlian dan ketiga serial lainnya cocok bagi yang ingin mengingat kembali dunia anak-anak yang penuh mimpi dan warna. Serta dapat dijadikan bahan renungan bagi orang tua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*