Minggu , April 22 2018
Home / LEMA FH-UH / BEM / Mahasiswa Sesalkan Minimnya Intensitas Kehadiran Pengurus BEM dan DPM

Mahasiswa Sesalkan Minimnya Intensitas Kehadiran Pengurus BEM dan DPM

Kondisi sekretariat BEM dan DPM Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) yang sepi sehari setelah pelantikan, Kamis (26/10). Dia

Kondisi sekretariat BEM dan DPM Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) yang sepi sehari setelah pelantikan, Kamis (26/10). Dia

Makassar, Eksepsi Online – Minimnya intensitas kehadiran pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) pada saat libur semester disesalkan berbagai pihak.

Muhammad Yusran, Mahasiswa angkatan 2014 yang juga merupakan panitia Pembinaan Karakter Religius (PKR) ini menjelaskan kurangnya kehadiran pengurus inti di sekretariat BEM membuat dirinya terkendala untuk mengurus surat rekomendasi kegiatan.

Lebih lanjut Yusran berpendapat bahwa meskipun proses akademik tidak berjalan akan tetapi kegiatan yang berkaitan dengan organisasi harus terus berjalan.

“Menjadi kendala bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ingin berkegiatan dan memerlukan kehadiran BEM selaku lembaga kemahasiswaan tertinggi di Fakultas Hukum utamanya terkait persoalan administrasi,” tuturnya saat ditemui,  Sabtu (13/1).

Ia juga menghimbau agar pengurus inti dapat secepatnya hadir di kampus dan berharap ke depannya BEM dan DPM dapat memperbaiki kinerjanya serta terus membangun komunikasi di UKM.

“Apalagi ke depannya perekrutan anggota di UKM akan segera dilaksanakan,” tuturnya

Senada dengan hal tersebut, A.  Moh.  Ainul Fahmi selaku Ketua Umum Carefa Unhas mengungkapkan bahwa BEM selaku pucuk lembaga kemahasiswaan di FH-UH sebaiknya selalu ada di tempat saat dibutuhkan, apalagi menurutnya kegiatan administrasi di tingkat UKM terus berjalan.

“Idealnya mereka harus ada, libur perkuliahan belum tentu libur kegiatan kemahasiswaan,” ungkap Ayi.

Terakhir, Ayi berharap ke depannya pengurs BEM dan anggota DPM selalu ada di kampus saat dibutuhkan baik waktu libur maupun tidak. “Selalu ada, mau libur atau tidak libur,” tutupnya. (Rst)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*