Sabtu , Agustus 18 2018
Home / LEMA FH-UH / PEMIKIRAN / Opini / Perspektif Lain dalam Memandang Kecelakaan Lalu Lintas

Perspektif Lain dalam Memandang Kecelakaan Lalu Lintas

Sumber: Google

Sumber: Google

Muh. Ikram

(Reporter LPMH-UH Periode 2017-2018)

Dalam melihat penggunaan kendaraan di Indonesia, tidak seimbangnya antara volume kendaraan dengan jalan yang dilalui mengakibatkan terjadinya kemacetan yang panjang  dan banyakanya pelanggaran lalu lintas yang terjadi, dan yang terpenting adalah seringnya terjadi kecelakaan. Dalam hal terjadinya pelanggaran seperti melawan arus dikarenakan ketika kemacetan melanda, pengguna jalan yang buru-buru, mau tidak mau mereka melawan arus maupun lewat trotoar pejalan kaki, sehingga dengan kejadian tersebut banyak terjadi kecelakaan.

Dalam hal kecelakaan yang terjadi di jalanan, ada  kecelakaan yang terjadi  karena jalan yang dilalui rusak atau berlubang. Misalnya, ketika pengguna jalan yang berlawanan arah, yang mau lewat. Pengguna jalan yang sebelah kiri melihat ada lubang di depanya sehingga dia mengambil jalur kanan yang juga ada pengguna jalan, dan akhirnya terjadi kecelakaan, dalam hal tersebut pasti kendaraan yang menghindari lubang yang salah.

Dalam hal tersebut ada perspektif lain dalam memandang kejadian tersebut, kenapa pengendara motor yang melihat lubang menghindari lubang tersebut, tentunya karena takut jatuh, kalau kita bertanya secara mendalam lagi, kenapa ada lubang di jalanan? Tentunya karena  pemerintah dalam memperhatikan jalanan kurang teliti. Kenapa demikian? Ketika melakukan pembangunan jalanan yang berbahan dasar aspal, yang seharusnya ketika mengaspal jalanan harus campuran yang keras agar jalanan awet dan tidak mudah rusak, akan tetapi pemerintah hanya memberikan campuran yang kurang keras “Yang terpenting jalanan selesai dan bisa digunakan” mungkin itu perspektif pemerintah, akibatnya jalanan cepat rusak, berlubang dan mengakibatkan pengguna jalan banyak yang menhindari lubang tersebut dan akhirnya terjadilah kecelakaan.

Dalam mengatasi hal tersebut, tidak bisa juga kita langsung menyalahi orang yang menghindari lubang sehingga membuat pengguna jalan lain kecelakaan. Kita harus juga melihat perpsektif lain, yaitu pemerintah dalam menjaga hal tersebut tetap bagus. Jadi, pemerintah harus lebih fokus dalam mengatasi kerusakan jalanan agar angka kecelakaan bisa berkurang karena lubang di jalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*