Selasa , Desember 11 2018
Home / LIPUTAN / Aktifitas / Serdadu Pena, Pola Mengedukasi Sekaligus Menghibur Anak

Serdadu Pena, Pola Mengedukasi Sekaligus Menghibur Anak

Serdadu Pena anak-anak binaan di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Maros, Jumat (1/6). Dia

Serdadu Pena anak-anak binaan di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Maros, Jumat (1/6). Dia

Maros, Eksepsi Online –  Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam tim Serangkaian Edukasi dalam Upaya Perlindungan Anak (Serdadu Pena) menerapkan berbagai program edukasi sekaligus menghibur. Program tersebut dilaksanakan bagi anak-anak binaan di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Maros, Jumat (1/6).

Nur Fuadyah Kahar selaku Ketua Tim, beranggapan bahwa Serdadu Pena sebagai salah satu upaya untuk melindungi hak anak selama menjalankan pembinaan. “Kegiatan yang dilakukan oleh Serdadu Pena adalah pola edukasi, karena anak berhadapan hukum berhak mendapatkan pembinaan yang memadai selama di Lapas,” ujarnya.

Kegiatan ini tentunya mendapat dukungan penuh oleh pihak Lapas. Bapak Simung selaku Kepala Seksi Pembinaan, mengapresiasi dan merasa terbantu dengan adanya pola edukasi oleh Serdadu Pena. Ke depannya Pak Simung berharap agar kegiatan seperti ini dapat berlanjut.  “Kami berharap kegiatan Serdadu Pena tidak cuma hari ini, tetapi bisa berkelanjutan,” harapnya.

Sementara dari pihak anak binaan sendiri, Rahmat beranggapan bahwa kegiatan yang diaksanakan terasa menyenangkan. Mereka berharap bisa belajar dengan baik melalui Serdadu Pena. “Harapan kami di sini kita belajar dengan baik dan menyenangkan. Semoga setelah ada kegiatan kita merasa berubah dan cepat keluar dari sini,” harapnya.

Tim Serdadu Pena sendiri berawal dari Program Kreativitas Mahasiswa yang lolos pendanaan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.  Di bawah bimbingan dosen Dr. Ratnawati, tim terdiri dari Nur Fuadyah Kahar, Muh. Auzan Haq, A. Ikram, Kinkin Sakinah, dan Nur Asni telah melakasanakan program selama lima kali pertemuan. Serdadu Pena memberikan pemahaman tentang Kajian Keislaman (KKn) dan Kelas Pembentukan Karakter (KPK). (Dia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*