web analytics
Senin , Mei 23 2022
Home / LIPUTAN / Prof. Hamzah Meraih Suara Tertinggi Pada Pemilihan Calon Dekan FH-UH

Prof. Hamzah Meraih Suara Tertinggi Pada Pemilihan Calon Dekan FH-UH

IMG-20220512-WA0031

Makassar, Eksepsi Online – (14/5) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) baru saja melaksanakan pemungutan suara Calon Dekan di Baruga Baharuddin Lopa, Kamis (12/5). Pemungutan suara ini digelar secara tertutup dengan dihadiri oleh anggota senat akademik fakultas yang berjumlah 47 orang, ini merupakan agenda dari penyaringan calon Dekan yang diadakan oleh Senat FH-UH. 

Dari rapat senat tersebut, sebelumnya telah diadakan pemaparan visi misi dan strategi serta pencapaian dari ketiga calon kepada para senator dan para tamu undangan yang menghadiri rapat tersebut. 

Hasil pemungutan menunjukkan Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P menggungguli jauh dua pesaingnya dengan 27 suara. Sementara Dr. Muh. Hasrul, S.H., M.H., M.A.P dengan 9 suara dan Prof. Dr. Irwansyah, S.H., M.H. dengan 8 suara. Sebanyak 2 suara abstain dalam pemilihan kali ini. 

Pemungutan suara ini tidak serta merta menjadikan Prof. Hamzah sebagai Dekan FH-U. Prof. Anwar Borahima selaku Ketua Panitia Pemilihan Calon Dekan mengatakan bahwa agar terpilih sebagai Dekan Fakultas maka harus melalui proses assesment terlebih dahulu. Untuk selanjutnya, pengangkatan dan penetapan Dekan akan menjadi kewenangan dari Rektor UH. 

“Masih ada satu proses lagi. Kita akan setor ke Dekan dulu, kemudian akan diteruskan ke Universitas untuk assesment,” ujar Prof. Anwar Borahima.

Ketua Senat FH-UH, Prof. Dr. Syamsul Bachri, S.H., M.S menjelaskan jika pihaknya akan mengirimkan nama ketiga calon Dekan untuk diusulkan kepada Rektor UH tanpa peringkat dan diurut secara alfabetis sesuai aturan yang berlaku. Ia pun menyebutkan bahwa tahap penyaringan ini bukanlah tahapan akhir. 

“Acara pemilihan Dekan di Fakultas ini bukanlah sesuatu tahapan yang terakhir. Karena ini tahapannya cukup panjang dan ini hanyalah salah satu tahapan. Ketiga calon ini kita usulkan ke Rektor dan menyerahkan sepenuhnya untuk menentukan siapa dari tiga calon itu tanpa suara,” jelas Prof. Syamsul. (bje) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*