web analytics
Kamis , Juli 7 2022
Home / LIPUTAN / Aktifitas / Memiliki Alasan Pribadi, Anggota DPM Tidak Lengkap Saat Evaluasi Triwulan BEM

Memiliki Alasan Pribadi, Anggota DPM Tidak Lengkap Saat Evaluasi Triwulan BEM

Makassar, Eksepsi Online – (27/5) Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (DPM FH-UH) telah menyelenggarakan evaluasi triwulan 1 kepada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH-UH. Hari pertama kegiatan yang diagendakan akan berlangsung selama tiga hari ini bertempat di Ruang Promosi Doktor Prof. Mr. Andi Zainal Abidin Farid. 

Pada hari pertama kegiatan yang akan berlangsung pada tanggal 27 – 29 ini membahas tiga Kementerian BEM  yang dibawahi oleh Komisi 3 DPM, yaitu:
– Kementerian Minat dan Bakat
– Kementerian Komunikasi dan Informasi
– Kementerian Pengembangan Sumber  Daya Mahasiswa

Selama berlangsung, kegiatan tampak dihadiri 8 anggota DPM bersama staff biro DPM, sedangkan BEM menghadirkan 20 pengurusnya pada kegiatan rutin ini. 

Hal yang tersorot dari evaluasi ini, dengan ketidakhadiran 4 orang anggota dewan dalam agenda hari ini, mereka adalah : 
– Fadhil Muhammad Alfarid (Ketua Komisi 1) 
– Grace Windy Viony Sitorus (Anggota Komisi 1) 
– Muhammad Noer Daud (Anggota Komisi 2) 
– Ichalus Amal Hasri Gani (Anggota Komisi 2) 

Menurut Muhammad Reza Chabirzada Azzuhri selaku Ketua DPM menjelaskan bahwa tidak hadirnya 4 orang ini dikarenakan kegiatan lain dari para Dewan. 
“Mereka sudah memberikan konfirmasi, jadi alasannya ada yang sakit, berhalangan karena kuliah, dan mungkin ada juga kegiatan keluarga,” Tutur Reza. 

Menanggapi ketidakhadiran beberapa anggota DPM, Presiden BEM FH-UH, Muhammad Sultan sangat menyangkan hal demikian pada evaluasi triwulan sebagai momentum yang diharapkan oleh BEM untuk DPM dalam memberikan masukan. 
“Empat orang ini mungkin bisa diidentifikasi siapa-siapa yang baru kegiatan tadi tidak hadir dan siapa yang memang jarang sama sekali hadir dalam kegiatan-kegiatan dalam lingkungan Keluarga Mahasiswa (Kema) , jadi bisa kita identifikasi,” Jelas Sultan. 

Sultan juga menambahkan bahwa ini harus menjadi evaluasi bersama atas keluhan kurangnya pastisipasi Kema, juga lembaga tinggi yang melakukan kesalahan-kesalahan tersebut. 
“Kedepannya lebih diluangkan waktunya, kalau dilihat di DPM inti-inti semuanya dipilih oleh mahasiswa melalui pemilihan umum,” harap Presiden BEM FH-UH. (fff)

One comment

  1. Perlu untuk dipahami terlebih dahulu tupoksi daripada masing-masing dewan. Komisi 1 sendiri mengurus bidang legislasi dan fungsi pengawasan terhadap kinerja BEM bukanlah concern utama. Terlebih lagi hingga saat ini belum ada aturan kema yang diusulkan ataupun dikeluarkan oleh BEM yang perlu untuk didiskusikan lebih lanjut bersama Komisi 1. Disisi lain Komisi 1 sedang berfokus mengerjakan beberapa aturan Kema yang telah direncanakan. Sehingga kurang bijak kiranya ketika presbem hanya mengapresiasi pihak yang muncul dipanggung apalagi yang sifatnya seremonial dan formalitas belaka. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*