web analytics
Minggu , Agustus 14 2022
Home / LEMA FH-UH / PEMIKIRAN / Akhir Ketikan Dua Detik dari Dunia Maya

Akhir Ketikan Dua Detik dari Dunia Maya

maxresdefault

Resensi Film “Dua Detik”

Oleh Nurhadis Syakina

 

“Dua Detik” merupakan salah satu film pendek yang dipersembahkan oleh Menjadi Manusia, sebuah socialplatform yang aktif membagikan tulisan maupun konten-konten di media sosial. Film yang di sutradarai oleh Agung Maulana tersebut dirilis pada 8 Juni 2020 dan hingga saat ini telah ditonton sebanyak 244.570 kali. 

Film pendek “Dua Detik” yang berdurasi 13 menit 53 detik ini bercerita tentang Cyberbulliyng yang dialami oleh seorang wanita yang berprofesi sebagai seorang model bernama Dinda. Pekerjaannya berkaitan dengan fashion dan pemotretan, Dinda pun aktif membagikan foto-foto terbarunya di akun media sosial miliknya. Pada awalnya foto-foto yang Dinda bagikan mendapat respon positif dari pengikutnya di media sosial yang membuat Dinda merasa senang. 

Namun lama kelamaan seiring berjalannya waktu, komentar negatif dari para pengikutnya pun tak terhindarkan. Berbagai macam hal yang mereka komentari entah itu badan, wajah ataupun tingkah laku Dinda.

Awalnya Dinda mencoba untuk tidak menghiraukan komentar-komentar tersebut. Tetapi komentar-komentar jahat tersebut semakin hari semakin menjadi, yang membuat Dinda terus memikirkan perkataan-perkataan yang dilayangkan kepadanya. Sehingga, membuat konsentrasi Dinda terganggu serta mentalnya menjadi down bahkan membuat Dinda berpikir untuk melukai dirinya sendiri. 

Kekurangan dari film ini ialah durasinya terlalu pendek, sehingga menurut penulis penyampaian pesan yang ada di film tersebut kurang maksimal. Tak hanya perkara durasi, pencahayaannya pun kurang baik ditambah dengan penambahan efek yang dipilih editor dibeberapa bagian membuat film tersebut terkesan gelap dan lawas. Selain itu, terdapat beberapa bagian percakapan antar tokoh yang kurang jelas.

Kelebihan dari film ini, menurut penulis pengangkatan judul film sangat unik sehingga menambah ketertarikan penonton untuk melihat isi film. Dari sudut pengambilan gambar pun sangat baik dan pesan moral yang terkandung dalam film ini sangat sesuai dengan realita yang ada.

Secara keseluruhan film ini sangat bagus dan mengedukasi serta memberikan pesan mendalam. Hanya butuh dua detik untuk berkomentar terhadap orang lain di media sosial, namun efek dari ketikan dua detik itu akan sangat luar biasa bagi orang yang membacanya. Komentar positif akan membuat pembacanya merasa senang dan terhibur tetapi komentar negatif akan membuat pembacanya merasa terganggu bahkan tidak menutup kemungkinan akan berujung pada kekacauan mental. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*