Rabu , September 19 2018
Home / SASTRA / Cerpen (page 2)

Cerpen

Kepergianmu

Sumber: google.com

Sumber: google.com Nur Hikmah (Pengurus LPMH-UH Periode 2017-2018) Awan gelap mulai muncul diiringi suara petir yang menggelegar. Burung-burung pun kembali ke sarangnya. Derai hujan mulai membasahi bumi, kian lama kian deras. Bau tanah mulai merasuk keindra penciumanmu. Desiran angin mulai menerpa wajahmu. Kau hanya bisa terpaku menatap hujan. Kesedihan jelas terpancar dari matamu. Senyum yang selalu merekah dibibirmu, kini telah ... Read More »

Tuhan, Dia Ayahku

Ilustrasi Arief Try D.J

Arief Try D.J (Koordinator Divisi Kreativitas LPMH-UH periode 2016-2017) Mentari mulai menampakkan sinarnya dari ufuk Timur. Seiring itu, irama kicauan burung yang hinggap di dedaunan, seakan berdendang untuk pagi yang cerah. Dari kejauhan, Bayu melihat sosok tangguh tak lagi muda tengah membanting tulang. Sosok itu adalah ayahnya. Ia  sedang asyik mengayunkan cangkulnya ke tanah. Bayu lalu menghampirinya dan bertanya. “Untuk ... Read More »

Persoalan Rasa

Sumber: muhammadaanxfarhan.wordpr

                                                Yuliska Pratiwi (Reporter LPMH-UH periode 2016-2017) Aku tidak tahu harus dari mana memulai kisah ini. Sungguh, ketika aku mulai merangkai kata-kata dalam cerita ini, itu membuatku kembali mengenang masa laluku bersamanya yang membuat hatiku sakit. Sakit yang sungguh.             Kisah ketika aku harus merelakan kepergian seseorang yang sangat aku cintai. Orang yang hampir satu tahun selalu ada dalam tawa ... Read More »

Cepatlah Sarjana

19

Mohammad Supri (Dewan Pers LPMH-UH)   Akhirnya kerinduannya akan kampung halaman terobati. Setelah enam tahun lamanya di negeri perantauan, Jeani kembali menginjakkan kaki di tanah kelahiran. Cukup banyak hal yang berubah. Mulai dari gedung-gedung bertingkat, tempat hiburan dan prostitusi sampai rumah api yang membuat orang-orang terdongak. Terakhir, terlihat di salah satu stasiun televisi sebagai rumah api  termahsyur seantero negeri. Dari ... Read More »

Cerpen: Harapan di Ujung Malam 2

FOTOiui

Doakanlah aku para penikmat tulisan ini, jika kalian senang dengan tulisanku maka doakanlah aku juga untuk selamat bersamamu di hari kemudian, namun jika kau membenci tulisan ini tetaplah doakan aku meski sebagai orang yang mengajarkanmu tentang arti dari keburukan.   Sejak perdebatan dengan Win malam itu, tak banyak yang berubah dengan kisahku, malah yang ada dia makin cuek saja. Anehnya, ... Read More »

Aku Titip Mimpiku di Mimpimu

Sumber: muhammadaanxfarhan.wordpress.com

Cerpen oleh: Andi Besse Sitti Fatimah (Pengurus LPMH-UH) Kepadamu yang selalu ada bahkan saat kuyakini kita tak lagi ada. Hujan menyapa malam ini, terlihat samar titik-titik bening itu dari balik jendela kaca. Di meja telah tersaji secangkir kopi hangat dan sebuah laptop, kurasa hanya itu yang cukup untuk menghangatkan malam ini. Nuansa asing mengintaiku, semuanya terasa berubah dari dua tahun ... Read More »

Dikatakan Tak Berujung, Tetap Saja Cinta (2)

Sumber gambar: Google

Andi Asti Sari (Pengurus LPMH-UH) Daun-daun mulai berguguran lagi, musim semi keempat dengan penantian yang sama. Come on Yos, balik. Selesaikan yang sudah kamu mulai. Menjalani rutinitas seperti biasa, aku semakin menyibukkan diri. Aku seperti kalang kabut. Menerima pekerjaan sana-sini dan menggantikan siapa saja yang sedang berhalangan dalam pekerjaannya. Menjalani rutinitas tanpa beban, tak diberatkan oleh seseorang yang menjelma manis ... Read More »

Laut itu Menyaksikan

Ombak-Malam-di-Pantai-Gili-Trawangan

Sumber gambar: Google   Cerpen Oleh: A.M. Ikhsan (Mahasiswa FH-UH) Lautan menari, merayu orang-orang agar tidak segera pulang, rayuan itu berhasil, malam kian larut, tetapi mereka enggan pergi. Namun berbeda denganku, aku memang tak beranjak, bukan karena termakan rayuan lautan, aku tetap menetap karena kamu ada di sampingku. Aku masih merasa nyaman bisa memandangmu dan tak akan pernah berhenti untuk ... Read More »

Cerpen: Harapan di Ujung Malam

FOTOiui

Satu hal yang membuat kita tetap menanti seseorang adalah harapan. Perasaan yang tak pernah lelah meski seringkali dihajar kalah. Berkali-kali didera luka dan kecewa. Namun memilih untuk tetap ada. Bahkan saat kau bunuh dengan sangat kejam, perasaan itu masih saja bertahan. Sakit bukanlah hal yang harus dijelaskan. Hanya saja ada yang lebih kuat yang tak mampu dijabarkan. Sesuatu yang tak ... Read More »

Pulang Kembali

Ramli (Pengurus LPMH-UH) Tiap kali nuansa kampung kuresapi, enggan rasanya beranjak ke kota. Padahal di usiaku ke 17 tahun, belum pernah sekali pun kunikmati ramainya kota. Tapi aku ragu saja ke sana. Cukup bagiku meneropong kota di puncak bukit, lima puluh kilometer dari rumah, tempat kebun teh ayahku yang sempit. Jauh di lembah bukit sana, nampak kerlip lampu menari, lebih ... Read More »