Selasa , Desember 11 2018
Home / SASTRA (page 16)

SASTRA

ENTAHLAH !

'klk

Oleh: Nurfaika Ishak Seorang diri kubergelut dengan sebuah buku Tanpa menyapa ia hadir dalam cakupan pandanganku Mungkinkah ia juga melihatku? Entahlah! Seketika jantungku berdetak sangat kencang Entah apa yang terjadi Konsentrasiku terpecah Kutertawa seorang diri Kuberanjak Mengelilingi sekeliling Kucoba untuk tidak melihat dirinya Entahlah! Perlahan kulirik dirinya Ia duduk sambil meletakkan kepalanya di meja Kucoba mendekat namun ia tak menyadari ... Read More »

Menulislah Denganku, Kawan!

Oleh : Ainil Ma’sura Kupandangi ejaan lontarak di setiap helai demi helai Lembaran-lembaran kusam, berdebu Tak sedikit yang berpaling.. Lontarak bermakna tapi terasingkan, terasing di peraduan sendiri Pemuda entah kemana? Lupa akan helaian-helaian bermakna Deret demi deret lontarak berdebu.. Hujan Makassar begitu deras, khawatir Lontarak ku tercinta, apakah akan terhapus oleh hujan itu? Kala Makassar panas, terik, menyengat, cemas Lontarak ... Read More »

Yang Selayaknya Kubenci, Haruskah Kumiliki?

Untitled-11

Oleh: Ramli(Divisi Litbang LPMH-UH Periode 2012-2013) “Di manakah kehidupan yang damai itu? Dalam hitungan detik, kesenangan menjadi kesedihan. Aku tak pernah tahu kapan terakhir aku akan menghela nafas, tapi semua telah ditetapkan dalam tabir kehidupan Sang Maha Mutlak. Mungkin caranya saja yang berbeda. Bisa saja aku berpindah ke alam yang abadi dan meninggalkan mereka yang berduka ditinggalkan aku, ataukah sebab ... Read More »

Aisyahku

lpmh

                                                                       Oleh: Amiruddin (Koord. Divisi Kaderisasi LPMH-UH Periode 2012-2013) Ditengah dinginnya hembusan angin malam Kota Daeng, aku tiba-tiba teringat dengan kisah setahun yang lalu. Saat dimana engkau dan aku dipertemukan dalam salah satu masa yang paling indah,  ketika engkau baru saja menyandang status sebagai mahasiswa baru di kampus merah. Seiring berjalannya waktu, masa ospek yang selalu menjadi lahan incaran para ... Read More »

Aku Butuh Kasih, Bukan Tahta!

Untitled-1

Oleh : Ramli (Divisi Litbang LPMH-UH Periode 2012-2013) Terlalu dalam pengharapannya akan hidup yang selamanya seperti itu. Selalu senang bersama, bahkan saling merindukan meski berpisah sejenak saja. Tak ada kekhawatiran bahwa sang kekasih akan  berpaling darinya. Demi menjaga kesetiaan itu, dia tundukan pandangannya jika berpapasan dengan lawan jenisnya yang lain, ataupun mengecutkan senyuman manis selain kepada sang pujaan. Terlihat itu ... Read More »

Jati Diri Sang Dermawan Misterius

cerpen

Oleh: Ramli M asih seperti kemarin, terik mentari menerpa punggungnya yang membungkuk menatap bayangannya, mengikuti jalur langkahnya itu setiap hari. Sampai pada pertengahan jalan ia berhenti, meski baru hari ini, panas mentari diresapinya menjadi energi sesampai di perempatan jalan. Tetap saja riang bersama teman-teman sebayanya, meski bukan untuk bermain di tempat yang sebenarnya kejam seperti itu. Dia tidak pernah membayangkan ... Read More »

SI JELATA

DSC_0694

Oleh : Nurjanah Saat surya di ufuk timur Si jelata yang hidup terlunta-lunta Memulai hari mencari receh Seakan lelah tiada bertepi Yang ada hanya rintihan pilu menyayat hati Ketidakmampuan melawan, mengikis, melelehkan keadaan yang sebenarnya Masihkah ada segenggam harapan untuknya? Apakah kita akan terus menutup mata akan keadaan itu? Aku tidak bias menjawab!!! Seandainya ada kepedulian di negeri ini Seandainya ... Read More »

For Palestine

lpmh

Oleh: Muhammad Farit Ode Kamaru Wahai Israel, Kenapa harus tanah itu yang kalian inginkan ? Sementara masih banyak yang lebih subur dan tak kekeringan, Kenapa harus  roket yang kalian luncurkan ? Padahal masih bisa kau sampaikan dengan sopan, Sungguh malang anak-anak itu, Betapa haru ibu-ibu itu, remuk di timpah puing-puing, Tempat bernaung hancur berkeping-keping, Bagaimana bisa kalian tega, Mengacungkan senjata ... Read More »

Skenario Jebakan

Oleh : Ainil Ma’sura (Buat teman-teman Bidikmisi 2011, tetap semangat) Sukar menerka apa yang terjadi, Seperti sebuah skenario tak berujung Tersusun rapi namun terlihat mengambang Terjebak  pada rasa malu, Rasa bersalah juga rasa marah Mungkin, baginya ini berharga Hanya dia yang bahagia jalani s’mua tapi siapa yang terjebak pada perangkap kehidupan ini? Menanggung semua seumur hidup, Amarah, rasa bersalah dan ... Read More »

Tapi Itu Dulu…

DSC_0694

Oleh: Ramli (Div. Litbang  LPMH-UH) Jauh pandanganku melihat susunan bukit, penasaran tentang kehidupan di sana, ada apakah di balik bukit itu? Menikmati nyanyian burung yang tampak di antara langit dan bukit, sesekali menghilang dalam kabut atau rindangnya pepohonan, membuatku berkhayal menari bersama mereka. Dengan balutan selimut dan secangkir teh hangat di pagi hari, aku menghirup nafas alam. Betapa indahnya harmoni ... Read More »