Makassar, Eksepsi Online – (5/5) Pesta demokrasi yang diadakan tiap tahun yang berupa pemilihan Ketua Angkatan dan Ketua Panitia Inaugurasi mahasiswa angkatan 2020 atau Replik Fakultas Hukum Universistas Hasanuddin (FH-UH) harus ditunda dari hari Selasa (4/5) ke hari Kamis (6/5).
Muhaimin selaku Koordinator Humas PPU membenarkan adanya penundaan pemilihan Ketua Angkatan dan Ketua Panitia Inaugurasi.
“Seharusnya pemilihan itu hari (4/5) tapi dikarenakan kendala teknis jadi panitia mempertimbangkan untuk di undur sampai kamis,” Pembenaran dari Muhaimin.
Pemilihan tertunda akibat dari proses sinkronisasi dan validasi data yang terkendala dengan downnya server Neosia yang berujung situs pemilihan tidak dapat dijalankan.
Dari sisi Calon Ketua Angkatan, Muhammad Abi Dzarr (Nomor Urut 01) menganggap bahwa keputusan dari PPU untuk menunda pelaksanaan pemilihan tersebut sudah tepat, karena pemilihan ini menggunakan sistem online yang terbilang metode yang baru dan membutuhkan persiapan yang matang dan meminimalisir akan ada pemilih untuk tidak menggunakan hak suaranya.
Akan tetapi Abidzar sapaan akrabnya merasa terganggu persiapannya akibat dari penunandaan tersebut.
“Terkait dengan mengganggu atau tidaknya, saya rasa tentu saja hal ini mengganggu persiapan kami bersama timses (tim sukses). Apalagi berbicara mengenai penundaan, bisa saja ada eskalasi konflik yang bisa terjadi. Namun saya tetap menekankan kepada teman-teman timses untuk bersiap dan tenang menghadapi segala bentuk kemungkinan dan terus berusaha mengawal jalannya pemilu ini dengan damai dan kondusif tanpa adanya gerakan tambahan.” Kata Abidzar.
Berbeda dengan lawannya, Anugrah Heru Saputra Calon Ketua Angkatan Nomor 02 merasa kecewa dengan keputusan PPU tersebut. Ia mengatakan bahwa menyayangkan pengumuman pemilihan itu terlambat diinformaskkan, menurut Heru jadwal pemilihan seharusnya sudah ada setelah orasi.
“Yang paling disayangkan lagi, setelah adanya pengumuman yang juga secara tiba-tiba yang awalnya di umumkan bahwa pemilihan dilaksanakan tanggal 4 mei 2021 tapi pada H-1 secara tiba-tiba juga di umumkan bahwa pemilihan ditunda ke tanggal 6 mei 2021” Kata Heru. Ia mengatakan bahwa harus mempersiapkan semua lagi untuk pemilihan tersebut.
Sedangkan Chinelsya Rimanitha yang merupakan Calon Ketua Panitia Inaugurasi, sepakat dengan penundaan pemilihan yang dikarenakan dengan masalah teknis. Chinelsya menggangap bahwa jika tetap dilakukan pemilihan pada hari yang sudah ditentukan sebelumnya, maka akan berpotensi hilangnya beberapa hak suara yang dimilik oleh angkatan Replik. Ia juga merasa ini akan menghambat terbentuknya kepanitiaan inaugurasi jika ia terpilih.
“Dan buat teman-teman angkatan Replik FH-UH 2020, mari bekerjasama menyukseskan pemilihan umum ketua angkatan dan ketua inaugurasi. Gunakan hak suara yang kita miliki dengan sebijak-bijaknya, dan jangan lupa untuk segera melengkapi data teman-teman agar suara teman-teman dapat tersalurkan. Sebab satu suara sangat penting untuk diperjuangkan.” Tutup chinelsya.
Adapun pesan dari PPU menyatakan bahwa tidak perlu ada yang diperdebatkan karena ini bersifat teknis dan diluar kemampuan PPU.
“Kami telah melakukan yang terbaik untuk kelancaran kegiatan pemilu yang sebelumnya dijadwalkan hari ini (4/5). Saya harap teman teman tetap saling support, be positif think, and before speaking, think again what should be its causality.” Tutup Koordinator Humas PPU. (fff)



