Makassar, Eksepsi Online – (4/4) Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Aksi “Solidaritas Mahasiswa Unhas” yang berlangsung Senin (3/4) di Rektorat Unhas.
Aksi ini diinisiasi oleh Fakultas Peternakan, dan diikuti oleh tiga fakultas lainnya, yaitu Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Farmasi.
Dalam hal ini para demonstran menggelar aksi untuk menuntut dikeluarkannya tujuh mahasiswa yang berada dibalik jeruji Polrestabes (Kepolisian Resor Kota Besar) Makassar. Selain itu, reka adegan penangkapan tujuh mahasiswa pun dilakukan oleh para demonstran.
Terlepas dari konflik horizontal sebelumnya, tidak adanya hasil dari pihak birokrasi dan jalur lembaga yang telah ditempuh selama dua minggu merupakan pemicu dari aksi tersebut.
Radi selaku ketua Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak (HUMANIKA) Unhas menyampaikan bahwa pemberian efek jera sudah lebih dari cukup.
“Saya rasa untuk mengenai efek jera disampaikan dari kemarin-kemarin bahwa katanya yang tujuh orang ini diberikan efek jera dan saya rasa ketika teman-teman dijebloskan ke Polrestabes selama tiga hari saja sudah merasakan betul efek jeranya apalagi ini sudah dua minggu lebih teman-teman merasakan dinginnya, lembabnya jeruji besi di sana bahkan sudah mengenai mental psikisnya teman-teman,” jelas Radi.
Lebih lanjut, Radi berharap bahwa teman-teman mahasiswa yang berada dalam Polrestabes sudah bisa dikeluarkan.
Hingga sore, aksi yang dimulai pada pukul 8 pagi kemarin itu pun belum menemui titik terang. (nsa)



