web analytics
header

Fakultas Hukum Gelar Alumni Session Bahas Kiprah Alumni dalam Kontestasi Politik

Sumber: Dokumentasi Eksepsi

Sumber: Dokumentasi Eksepsi
Sumber: Dokumentasi Eksepsi

Makassar, Eksepsi Online – (16/5) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin menggelar Alumni Session dengan mengusung tema “Kiprah Alumni Fakultas Hukum Unhas dalam Kontestasi Politik: Peluang dan Tantangan”. Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Prof. Dr. H. Baharuddin Lopa, S.H, (16/5).

Narasumber yang dihadirkan merupakan alumni Fakultas Hukum Unhas yang berpengaruh khususnya di Sulawesi Selatan yaitu Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. (Ketua DPR Provinsi Sulawesi Selatan), Rusianto Lallo, S.H., (Ketau DPRD Kota Makassar), Dr. Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, S.H., M.H. (Bupati Kabupaten Gowa) dan Andi Suharmika, S.H. (Anggota DPRD Kota Makassar). 

Adnan Purichta mengungkapkan bukan hanya sekedar kecerdasan intelektual yang diandalkan melainkan kecerdasan emosional juga dibutuhkan untuk mahasiswa Fakultas Hukum.  

“Kita semua ini bukan orang-orang yang terbaik di angkatan tetapi kita membangun hubungan emosional dan silaturahmi yang baik dan memperbanyak teman, dikarenakan kecerdasan emosional itulah yang mengantarkan kita menjadi lebih sukses dimasa depan,” ungkap Dr. Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, S.H., M.H.

“Selain meningkatkan kecerdasan intelektual dan emosional, tak lupa terus meningkatkan kecerdasan spiritual,” jelas Adnan Purichta

Disampaikan bahwa peluang para sarjana hukum berkontribusi di dunia politik cukup besar. 

Dalam sambutan Rusianto Lallo, S.H., ia mengajak mahasiswa yang memiliki pengalaman-pengalaman berorganisasi untuk masuk di dunia politik, jangan menunggu tua untuk masuk di dunia politik. 

“Kita sudah memilih jalur demokrasi dan mengisi pos-pos pemerintahan kita,” ungkap Rusianto Lallo. 

Suharmika sendiri menyampaikan bagaimana Generasi Z dan Generasi Milenial punya potensi kenaikan yang sangat tinggi terkait pemilih nanti di 2024.

“Peluang cukup besar bagi anak muda untuk ikut berproses dan terlibat politik ditingkat manapun dan kota/provinsi manapun,” jelas Suharmika. (yrj)

Related posts:

Kampus Merah, Zona Merah

PERINGATAN: Tulisan ini dapat memicu trauma bagi korban/penyintas kasus kekerasan seksual. Eksepsi Online – Makassar, Kamis (22/02) Kekerasan seksual kembali