web analytics
header

Diasingkan Oleh Cahaya

Oleh : Sri Kandi Ananda Budhida

aku, sekat antara gaduhnya jalanan dan rahasia keluarga.
serat kayuku hafal cara musim menitipkan retak di permukaan,
sama seperti saat aku mengingat hangat jemari yang singgah pada gagang besiku.

aku menyimpan rekaman emosi yang tak pernah benar-benar mati.
menangkap tawa yang pecah menabrak langit-langit,
hingga tetsan air mata yang meruntuhkan langit.

akulah saksi bisu atas sorakan tagihan yang tak pernah selesai,
menjadi penjaga rahasia yang tak boleh sampai bocor ke telinga tetangga.

dahulu aku adalah ambang fajar yang penuh debar.
merasakan gesekan halus kain pengantin yang menyapu lantai,
lalu mendengar hangatnya tangisan bayi yang dibawa masuk dalam dekap doa mereka

namun, kayu ini juga pernah merintih saat amarah meluap,
menerima tendangan yang meninggalkan memar abadi di kayuku.
kini, aku hanya bisa menatap sedih saat roda-roda tas itu diseret paksa menjauh

sekarang aku hanya sisa-sisa kayu yang penuh luka dan kenangan,
sebuah batas lelah yang tetap berdiri menjaga hampa di balik pintu.

Related posts:

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini