Makassar, Eksepsi Online – (2/10) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) saat ini telah menyusun rancangan untuk membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang baru, yaitu UKM Start Up. UKM ini merupakan wadah bagi mahasiswa yang bergerak dalam bidang kewirausahaan dengan tujuan untuk mengembangkan ide menjadi suatu produk yang bernilai. Hadirnya UKM ini juga menjadi bentuk komitmen dari fakultas dalam memberikan wadah bagi mahasiswa untuk berkreasi sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki.
Prof. Dr. Maskun, S.H., LL.M selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FH-UH, mengatakan bahwa fakultas perlu untuk membuka ruang bagi kreativitas mahasiswa dengan cara memfasilitasi hal yang dibutuhkan.
“Mahasiswa yang memang mempunyai bakat dan talenta harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi di bidang start up, dan kecenderungan seperti itu memang harus dilembagakan,” ujarnya.
Prof. Maskun juga menyatakan bahwa UKM Start Up telah hadir dalam tingkat universitas terlebih dahulu. Namun, melihat tingginya antusiasme dan jumlah mahasiswa yang tertarik, maka dibentuklah UKM Start Up di tingkat fakultas agar bisa memfasilitasi minat mahasiswa secara lebih spesifik dan merata.
“Karena jika ruang universitas kan tidak cukup untuk menaungi puluhan ribu mahasiswa Unhas, jadi kita berharap fakultas lah yang bisa menggawangi mahasiswa untuk hal itu,” tambahnya.
Salah satu mahasiswa FH-UH, Eka Anugrah Syawal, sangat mengapresiasi FH-UH atas rencana pembentukan ukm start up tersebut.
“UKM ini dapat menjadi tempat untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan, kerja sama tim, kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis bagi mahasiswa FH-UH,” tanggapnya.
Menurut Eka, dengan adanya rencana UKM start up ini, dapat menjadi ruang untuk menghasilkan suatu karya yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Ia berharap bahwa produk atau inovasi yang dihasilkan nanti dapat membawa nama baik bagi FH-UH. (Ert)


