web analytics
header

Puisi: Ilusi

Oleh: Andi Asti Sari, Pengurus LPMH-UH Periode 2015-2016

Bagaimana mungkin kita saling mengenal

Jika bersama namun tetap saling terdiam

Bagaimana kita jadi satu

Jika bersama tetap dalam pikiran berbeda

Nyatanya, kita dua dunia

Mustahil berada dalam dimensi yang sama

Luput, dengan bodohnya

Kita sama, terbuai

Dengan hal yang mengatasnamakan dirinya dengan cinta

Cinta yang sama, oleh dua orang yang sama

Lupakanlah, itu ilusi.

Related posts:

Aku Anak Pertama, “Perempuan”

Oleh: Rodiah Nurhafizah Aku anak pertama,“perempuan.” Lahir sebagai anak yang pertama kali mengenalkan ayah dan ibu pada arti menjadi orang

The Cure

Oleh: Khalilah Azalia Mumtazah Kuakui, aku datang kepadamu sebagai pecahan kaca.Dengan kepala yang dipenuhi ragu dan hati yang terbiasa luka,aku

Line Without a Hook

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Barangkali kehilangan tidak selalu datang sebagai sesuatu yang terputus. Kadang, ia menyerupai dua garis yang setelah

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini