web analytics
header

Luka Kepergian

 

IMG-20201124-WA0032
Google.com

 

Oleh:

Hema Maline Patigai

(Pengurus LPMH-UH Periode 2020-2021)

 

Derap kaki mu damai melangkah

Jarak makin jauh dari jangkauan mata

Derai pilu kepergianmu makin nyaring ditelinga

Menyayat kalbumu tak tersisa

Merunduk sepi dalam gelabah, kau hampa…

 

Sukmamu sedang berontak, cakrawala turut muram

Kepergianmu begitu suram, sungguh ilahi amat kejam

Sayang, insan tak punya daya.

 

Kau pergi, benar-benar pergi

Kau kalah, benar-benar kalah

Sekali lagi takdir yang menang.

Related posts:

Mahakarya

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Aksara tak lagi punya daya pada palung itu, tempat spektrum cahaya ditenun menjadi hening. Ada rasi

Tunggu aku di jakarta

Oleh: Naufal Athalla Jabal Di kota yang tak pernah benar-benar terlelap,aku menunggu mu disini, menitipkan langkah pada jalanan panjang. Lampu-lampu

Anak Kedua dan Hari Kemenangannya

Oleh: Eka Anugrah Syawal (Pengurus LPMH-UH Periode 2025/2026) Ada Seorang Perempuan selalu percaya bahwa menjadi anak kedua berarti belajar berdiri

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini