web analytics
header

Sedikit Sendu

WhatsApp Image 2020-12-30 at 9.49.15 AM
Dokumentasi Susi

Oleh:

Susi

Mahasiswa Fakultas Hukum Unhas Angkatan 2018

Bintang kini telah redup, langit mulai sendu
Aku tersenyum kemudian termenung
Lemah lalu menunduk
Wajah yang kian muram
Ragaku setengah dengan jiwa terduduk
Tangan menadah ampun pengilang dosa
Senyum mengambang lalu hilang

Helai perhelai rambut terjatuh
Hidung yang selalu kasmaran dengan tetes darah
yang kadang saja tampil menghias di atas bibir
Pun mata sayu menyimpan beribu-ribu butiran letih

Tak risau pada terpaan hujan yang merapuhkan
Tak kupedulikan hembusan angin yang mematahkan
Tak peduli kaki ini hancur terbakar bara dan pedihnya  tertusuk duri.

Di balik semua…
Kupersempahkan tawa
Meski sedikit sendu

Hanya ingin semua berlalu indah penuh arti
Hingga nanti, ketika tiba – tiba langkahku terhenti
Aku tidak ingin semua sisa hidupku…

Related posts:

Aku Anak Pertama, “Perempuan”

Oleh: Rodiah Nurhafizah Aku anak pertama,“perempuan.” Lahir sebagai anak yang pertama kali mengenalkan ayah dan ibu pada arti menjadi orang

The Cure

Oleh: Khalilah Azalia Mumtazah Kuakui, aku datang kepadamu sebagai pecahan kaca.Dengan kepala yang dipenuhi ragu dan hati yang terbiasa luka,aku

Line Without a Hook

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Barangkali kehilangan tidak selalu datang sebagai sesuatu yang terputus. Kadang, ia menyerupai dua garis yang setelah

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini