web analytics
header

Titik Akhir Sebuah Pelayaran

Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis

Oleh: Muhammad Supardi

Pelayaranku kini telah tiba di penghujung,

Kapal dulu kunahkodai telah terhenti di garis akhir.

Berusaha mengembangkan layar yang telah usang,

Menjadi nahkoda pada kapal yang hampir karam.

Hari-hari telah dilewati, suka duka telah dilalui,

Kita pernah berjuang untuk bisa berlabuh di pulau harapan.

Walau ombak tak henti mengguncang kemudi,

Dan angin kerap membawa ke arah yang berlawanan.

Aku berdiri di dek dengan wajah menghadap keatas,

Memandang cakrawala yang tak lagi sama.

Langit senja pernah menyaksikan perjuangan kita,

Namun semuanya telah menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Jika suatu saat ada yang bertanya tentang kisah kita,

Biarlah kisah kita menjadi riwayat sunyi.

Tentang kita yang pernah melawan badai bersama,

Dan hati yang tetap setia meski pelayaran telah usai.

Related posts:

Anak Kedua dan Hari Kemenangannya

Oleh: Eka Anugrah Syawal (Pengurus LPMH-UH Periode 2025/2026) Ada Seorang Perempuan selalu percaya bahwa menjadi anak kedua berarti belajar berdiri

Laba-laba

Penulis : Muhammad Fauzan MB Ada hari ketika aku menyadari betapa buruknya aku menjaga diri sendiri. Terlalu sering membiarkan perasaan

SAUDADE

Oleh : El Pandanaran, Semarang 29 Oktober 2022 Bagaimana jika mimpimu terwujud separuh? Ya, separuh. Menolehlah ke sana, pada perempuan

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini