web analytics
header

FH-UH Angkat Isu Tambang Nikel Indonesia ke Forum PBB di Bangkok

Makassar, Eksepsi Online – (18/9) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH Unhas) turut hadir dalam forum bergengsi, 8th UN Responsible Business and Human Rights (UNRBHR) di Bangkok, Thailand, sebagai Mitra Kolaborasi 2026.

Delegasi FH Unhas dipimpin oleh Dekan FH Unhas, Prof. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P. bersama dengan anghotanya yaitu: Laode M. Syarif, S.H., LL.M., Ph.D., Prof., Dr. Birkah Latif, S.H., M.H., LL.M., Dr. Karaudin, S.H., M.H., CLA., dan Dr. Andi Tenri Famauri Rifai, S.H., M.H.

Dalam forum yang diselenggarakan Perawrikatan Bangsa Bangsa tersebut delegasi FH Unhas memaparkan kajian ilmiah yang berjudul “When Nickel Mining Harms People and the Planet: Challenges in Securing EffectiveRemedy in Indonesia”. Studi ini membahas tentang berbagai tantantangan hukum, penegakan hak asasi manusia, serta pemulihan lingkungan akibat dampak industri pertambangan nikel di Indonesia.

Keterlibatan Unhas dalam forum ini membuktikan komitmen nyata dalam mendorong bisnis yang bertanggung jawab, perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), keadilan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, juga memperluas relasi kemitraan global. Keikutsertaan ini juga mendukung pencapaian IKU 3 dan IKU 5, juga memperkuat posisi Unhas menuju World Class University. (Nsc)

Related posts:

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini