Makassar, Eksepsi Online – (3/3) Bertepatan dengan hari ulang tahun Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (FH-UH) pada hari ini (3/3) panitia dies natalis mengadakan bedah buku secara online melalui zoom meeting sebagai salah satu rangkaian Dies FH-UH tahun ini. Buku Hukum Administrasi Pemerintah karya Aminuddin Ilmar menjadi bahan pada Bedah Buku ini dengan dua orang pembedah yakni Adnan Purichta Ichsan yang merupakan Bupati Gowa bersama dengan Amir Imbaruddin, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar.
Acara ini dimulai dengan pengantar dari Dekan FH-UH, Farida Patittingi. Dalam pengantarnya ia menyampaikan terkait pentingnya buku ini yang bukan hanya untuk dunia pendidikan, tetapi juga untuk penyelenggara pemerintah untuk menjalankan pemerintahan yang baik. “Saya pikir buku ini sangat penting bukan hanya untuk dunia kampus, akademisi, mahasiswa, akan tetapi untuk seluruh penyelenggara pemerintahan. Senantiasa dapat memahami bagaimana menjalankan suatu pemerintahan berlandaskan pada asas atau prinsip prinsip good governance dan clean governance.” Jelasnya.
Sementara Aminuddin Ilmar sekalu penulis buku Hukum Administrasi Pemerintah ini menjelaskan bahwa buku ini merupakan hasil kajian terhadap Undang-Undang (UU) Administrasi pemerintah “Hadirnya buku ini merupakan hasil kajian terhadap UU No.30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan,” ujarnya.
“Kehadiran UU ini memang lama dipersiapkan hampir kurang lebih 27 tahun baru kemudian bisa disahkan menjadi UU karena adanya perbedaan, perdebatan yang menyangkut memasukkan poin diskresi dalam UU tersebut.” Lanjutnya menjelaskan gambaran isi bukunya.
Membuka inti bedah buku ini, Adnan Purichta Ichsan menyebutkan bahwa buku dapat dijadikan rujukan “Buku ini sangat bagus dan konsisten memberikan gambaran bagaimana penyelenggaraan administrasi pemerintahan sesuai UU. Juga dapat dijadikan bahan rujukan karena tidak semua memahami secara baik tentang administrasi pemerintah,” jelas Adnan.
Dalam penyampaian hasil bedahnya, sejalan dengan pemikiran Farida Patittingi, Amir Imbaruddin menjelaskan pentingnya buku ini “Kehadiran buku bagi saya sangat penting, banyak sekali dari buku ini bisa menjadi dasar bagi penyelenggara negara dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Buku ini memberikan pedoman, menggait kita bagaimana mewujudkan good governance untuk konteks Indonesia.”
Kegiatan ini berjalan lancar mulai dari pukul 10.00 Wita hingga 11.40, meskipun Adnan Purichta harus keluar lebih awal karena memiliki agenda lain. Sementara untuk pemenang doorprize buku pada kegiatan ini akan diumumkan melalui media sosial FH-UH. (hyn)



