Oleh: Nurfaika Ishak
Sendiri
Kuresapi malam yang Engkau berikan
Kurenungi ciptaanMu dengan nalarku yang cacat
Hati bertanya mengapa ada hujan?
Dan langit pun bisa menangis?
Dan langit pun bisa menangis?

Oleh: Juwa Ampas kopi kau dan aku! Ah, aku menemukan cara baru untuk mengutuk rasa. Aku tak dapat menahan buncah

Oleh: Nur Muhammad Ikram Dulu, aku adalah pengelana di antara sisa-sisa malam,mencari arti di balik sunyi yang teramat dalam.Tak ada

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Aksara tak lagi punya daya pada palung itu, tempat spektrum cahaya ditenun menjadi hening. Ada rasi
Kunjungan Unik Hari Ini