web analytics
header

Nasib Seorang Tuna Wisma

Oleh : Risna Rasyid
Kering sudah rasanya bumi ini
Menelusuri jalan demi secuil kehidupan
Menikmati sisa dari orang yang ada
Langit biru menjadi atap rumah
Tanah kering berdebu sebagai lantai
Selembar koran menjadi selimut
Di tengah dinginnya malam
Menangis meratapi nasib
Nasib Seorang Tuna Wisma
Kolong jembatan sebagai naungan
Panasnya terik matahari
Dinginnya hebusan  air hujan
Nasib seorang Tuna Wisma
Hidup berkelana mengharap naungan
Mengais kehidupan
Mengharap belas kasihan

Related posts:

RENJANA

Oleh: Nur Muhammad Ikram Dulu, aku adalah pengelana di antara sisa-sisa malam,mencari arti di balik sunyi yang teramat dalam.Tak ada

Mahakarya

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Aksara tak lagi punya daya pada palung itu, tempat spektrum cahaya ditenun menjadi hening. Ada rasi

Tunggu aku di jakarta

Oleh: Naufal Athalla Jabal Di kota yang tak pernah benar-benar terlelap,aku menunggu mu disini, menitipkan langkah pada jalanan panjang. Lampu-lampu

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini