web analytics
header

Kelana

Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest
Sumber: Pinterest

Oleh: Aunistri Rahima MR

Pengurus LPMH-UH Periode 2022-2023

 

Masih saja mencari

Padahal malam sudah ikhlas

Menerima sedih dan tawamu

Hidup sudah lapang

Menerima sepi dan hampamu

 

Masih saja berpikir hancur luluh

Tak kuasa, 

Kau dicengkam

Dirimu sendiri

 

Jadi ke mana? 

Ingin terus berkelana

Sini dan sana?

 

Katanya lebih suka tinggal di awang-awang

Melayang sampai ke tempat tak terbayang

Ingin jadi terpandang

Hingga tak menoleh lagi ke belakang

 

Padahal sejak kecil sudah sibuk meringis

Sibuk mengutuk dunia terlalu keras

Sedang orang-orang menggonggong kau yang terlalu keras

 

Kini meringkih sendiri dalam sunyi

Sedang dengan siapa pun kau enggan berbagi

 

Related posts:

Aku Anak Pertama, “Perempuan”

Oleh: Rodiah Nurhafizah Aku anak pertama,“perempuan.” Lahir sebagai anak yang pertama kali mengenalkan ayah dan ibu pada arti menjadi orang

The Cure

Oleh: Khalilah Azalia Mumtazah Kuakui, aku datang kepadamu sebagai pecahan kaca.Dengan kepala yang dipenuhi ragu dan hati yang terbiasa luka,aku

Line Without a Hook

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Barangkali kehilangan tidak selalu datang sebagai sesuatu yang terputus. Kadang, ia menyerupai dua garis yang setelah

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini