web analytics
header

DESEMBER KESEKIAN

Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis

Oleh: Nur Fadliansyah Abubakar & A. Wafia Azzahra

Makin perih namun teriris

Semakin diam semakin sakit

Lelah batin

Ingin mati

Wanita tangguh tapi miris

Luka yang mendendam

Ibarat api yang berkoar

Entah sampai kapan begini

Adakah yang hendak menolong

Seakan dunia begitu kejam

Tanpa kawan

Hanya sendiri

Asing untuk pulang

Tak perlu berharap

Hanya luka manyayat hati

Lukanya, terima kasih.

Related posts:

Montauk

Oleh: Juwa Ampas kopi kau dan aku! Ah, aku menemukan cara baru untuk mengutuk rasa. Aku tak dapat menahan buncah

RENJANA

Oleh: Nur Muhammad Ikram Dulu, aku adalah pengelana di antara sisa-sisa malam,mencari arti di balik sunyi yang teramat dalam.Tak ada

Mahakarya

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Aksara tak lagi punya daya pada palung itu, tempat spektrum cahaya ditenun menjadi hening. Ada rasi

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini