web analytics
header

Balada Memori

Sumber: Dokumentasi Pribadi Penulis

Oleh: Sery

Binar matanya yang kekal dalam ingatanku

A twinkle in his eyes that remains in my memory

Genggaman tangan yang hangatnya melekat dalam hatiku

The warmth of the hand that sticks in my heart

Dekapan hangatnya meluluhkan hatiku yang keras

His warm embrace melted my harden heart

Suaranya yang bersemayam jauh dalam jiwaku

His voice that resides deep in my soul

Dulu dia adalah luka yang tak pernah sembuh sempurna

He used to be a wound that never fully healed

Kenangan pahit yang tak pernah ingin kujenguk

Bitter memories that I never want to return to

Namun ia kembali setelah menghilang dari sisiku

But he came back after disappeared from my side

Dan sepertinya aku jatuh lebih dalam

And I think I’m falling deeper.

Related posts:

Antara Aku, Kamu, dan Samudra

Oleh: Khalilah Azalia M. Aku bertemu dengannya di bulan April, seperti berdiri di tepi laut yang tenang, tidak bergelombang, tidak

Gelisah yang Tak Bertuan

Oleh: Muhammad Supardi Ia pernah menanam harapdi halaman hati yang bukan miliknya,menyiramnya dengan kata-kata manis,meneduh di bawah bayang janjiyang ia

Montauk

Oleh: Juwa Ampas kopi kau dan aku! Ah, aku menemukan cara baru untuk mengutuk rasa. Aku tak dapat menahan buncah

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini