web analytics
header

Mati Rasa

Sumber: Dokumentasi Penulis

Penulis: Sery (Pengurus LPMH-UH Periode 2023/2024)

Hembusan angin yang menyapu helai per helai rambutnya

Rayuan deru ombak yang mewarnai pendengarannya

Atas semua kenikmatan itu, tetap tidak memberikannya rasa tenang

Ia membiarkan angin membawa lari pikirannya

Ia membiarkan ombak menelan perasaannya

Kuning sinar matahari terbenam pun kalah dalam merayunya

Tempat yang biasanya ampuh dalam pelariannya

Kini tidak ada artinya

Ia mati rasa.

Related posts:

Aku Anak Pertama, “Perempuan”

Oleh: Rodiah Nurhafizah Aku anak pertama,“perempuan.” Lahir sebagai anak yang pertama kali mengenalkan ayah dan ibu pada arti menjadi orang

The Cure

Oleh: Khalilah Azalia Mumtazah Kuakui, aku datang kepadamu sebagai pecahan kaca.Dengan kepala yang dipenuhi ragu dan hati yang terbiasa luka,aku

Line Without a Hook

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Barangkali kehilangan tidak selalu datang sebagai sesuatu yang terputus. Kadang, ia menyerupai dua garis yang setelah

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini