web analytics
header

Benarkah Merdeka?

Sumber : Google

Sumber : GoogleSumber : Google

Oleh : Hanifah Ahsan

(Pengurus LPMH-UH Periode 2018-2019)

 

Apa yang kau sebut dengan merdeka?

Apakah seperti, kebebasan untuk berjalan keluar dari rumah tanpa rasa takut?

Atau,

Ada hal lain yang kau sebut merdeka?

Saat kau dengan bebas menikmati drama asing favoritmu, mungkin?

 

Bagaimana yang kau sebut merdeka?

Apa saat kau bebas memilih pasangan hidupmu?

Apa yang sebenarnya kau sebut dengan merdeka?

Apa saat bahan sembako di dapurmu, masih tercampur dari dapur tetanggamu?

Kita sudah merdeka atau, kita masih berusaha untuk merdeka?

 

Beri tahu aku,

Hal ini perlahan semakin membuat haru.

Saat kau dan aku sendiripun tak tahu

Masihkah kita merdeka, atau haruskah kita kembali merdeka?

Terjajahkah kita oleh zaman?

Tenggelamkah kemerdekaan kita oleh kekuasaan?

Atau,

Sebenarnya kita belum merdeka seutuhnya?

 

Tolong, berikan aku jawaban atas setiap kegelisahanku,

Jika benar kita merdeka, jangan biarkan ini berubah, dan mati ditinggal zaman.

Namun, jika nyatanya kita kembali dijajah, aku yakin, kita sendirilah para penjajah itu.

Penjajah yang dengan semangat mematikan semangat kemerdekaan.

 

Related posts:

Mahakarya

Oleh: Tamara Syabani Ahmad Aksara tak lagi punya daya pada palung itu, tempat spektrum cahaya ditenun menjadi hening. Ada rasi

Tunggu aku di jakarta

Oleh: Naufal Athalla Jabal Di kota yang tak pernah benar-benar terlelap,aku menunggu mu disini, menitipkan langkah pada jalanan panjang. Lampu-lampu

Anak Kedua dan Hari Kemenangannya

Oleh: Eka Anugrah Syawal (Pengurus LPMH-UH Periode 2025/2026) Ada Seorang Perempuan selalu percaya bahwa menjadi anak kedua berarti belajar berdiri

Penghitung Pengunjung Responsif

Total Pengunjung

...

Kunjungan Unik Hari Ini